Kota Makassar dan Kab Barru terpilih menjadi Lokasi Survei Nasional Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba pada Kelompok Pekerja di Sulsel Th 2012

Dewasa ini, masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba masih menjadi isu yang paling hangat dibicarakan baik di media massa dan berbagai forum formal dan in formal. Fenomena sosial akibat bahaya narkoba telah menimbulkan dampak serius bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga setiap elemen bangsa harus peduli dan ikut ambil bagian dalam tugas dan fungsi masing-masing untuk melakukan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Salah satu amanah UU No. 35 tahun 2009, khususnya pasal 60 menyatakan bahwa pemerintah melakukan pembinaan terhadap segala kegiatan yang berhubungan dengan narkotika, yaitu mendorong dan menunjang kegiatan penelitian atau pengembangan ilmu pengetahuan dan tehgnologi di bidang nakotika.oleh karna itu BNN hususnya bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) berupaya untuk melakukan pembinaan tersebut, salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Peneliti.

Litbang menjadi garda terdepan dalam penyajian data hasil riset dalam penyusunan kebijakan, strategi, program dan kegiatan P4GN baik yang sedang berjalan maupun yang direncanakan peran dan fungsinya, Litbang tidak mampu bekerja secara mandiri tetapi harus melakukan koordinasi dan kerjasama dengan institusi lain.

Oleh karena itu dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi Litbang, BNN telah melakukan koordinasi dan kerjasama berupa rapat koordinasi peneliti P4GN dan kegiatan bersama di bidang penelitian dan pengembangan, seperti pelibatan mitra peneliti lokal baik peneliti BNNP dan Perguruan Tinggi Negeri/ Universitas.

Tujuan Rakoor Peneliti ini, menyamakan visi dan misi rapat koordinasi dalam rangka survei nasional penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba pada kelompok pekerja di 33 Provinsi tahun 2012, agar data lapangan yang didapat sesuai dengan kebutuhan, lengkap dan akurat.

Rapat Koordinasi Peneliti BNN Tahun Anggaran 2012 diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional RI (Pusat Penelitian, Data dan Informasi) pada tanggal 28 s/d 30 Maret 2012 di Hotel Golden Boutique Jl. Melawai 8 Blok M Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 33 BNNP dan 33 mitra kerja dari perguruan tinggi.

Lokasi survei nasional penyalahguna dan peredaran gelap narkoba di Sulsel pada tahun 2012, yaitu Kota Makassar dan Kab. Barru dengan pertimbangan mayoritas dan minor kasus penyalahguna narkoba.

Metode pelaksanaan Rapat Koordinasi Peneliti BNN RISosialisasi Finalisasi Penyusunan Anggaran Tahun Anggaran 2012 yaitu ceramah dan tanya jawab. Materi-materi pada kegiatan tersebut, antara lain :

  1. Paparan situasi terakhir data penyalahgunaan narkoba di Indonesia oleh Kepala Pusat Penelitian, Data dan Informasi BNN RI
  2. Indikator benchmark Indonesia Bebas Narkoba 2015 oleh Drs. J. Salean, SH
  3. Paparan dan Diskusi Strategi Penelitian untuk Memperoleh Data guna Mewujudkan Informasi yang Akurat oleh Prof. DR. Budi Utomo
  4. Paparan Perkembangan Penelitian P4GN dengan Intervensi BNN dan Stake Holder oleh Prof. Paulina G. Padmohoedjojo, MPH.
  5. Paparan metodologi survei nasional perkembangan penyalahgunaan dan peredaran narkoba pada kelompok pekerja di 33 Provinsi tahun 2012 oleh DR. Sabarinah B. Prasetyo, M.Sc
  6. Analisa Data serta persiapan pengambilan data lapangan survei pekerja oleh Tim Peneliti PPK UI

Hal-hal yang akan ditindak lanjuti, antara lain :

  1. Berkoordinasi dengan mitra kerja (UNHAS).
  2. Mengikuti TOT
  3. Merekrut tenaga pengumpul data.
  4. Menjadi narasumber pada tenaga pengumpul data.
  5. Supervisi ke lokasi survei, yaitu Kota Makassar dan Kab. Barru. Foto Rakoor Lit

No comments yet.

Leave a Reply