Rapat Koordinasi dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Kegiatan BNNP/ BNNK/ BNK se Sulawesi Selatan

Rapat koordinasi dalam rangka monitoring dan evaluasi program P4GN di Sulawesi Selatan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 16 Juni 2012, bertempat di Hotel Celebes Indah Jl. G. Lantimojong No. 142 B Makassar. Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh pejabat eselon BNNP Sulawesi Selatan, Kepala BNNK serta Ketua BNK se Sulawesi Selatan. Pada kesempatan tersebut, Kepala BNNP Sulawesi Selatan memberikan pengarahan terkait pelaksanaan monitoring dan evaluasi program P4GN. Beliau mengutarakan bahwa Monitoring dan Evaluasi merupakan aktifitas yang memfokuskan pada aktifitas administratif  yang merupakan dasar dari adaptasi dan pembelajaran yang akan memberikan informasi terhadap permasalahan dalam implementasi.
Proses dan pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan pekerjaan dilakukan untuk memperoleh fakta-fakta, data, dan informasi dalam proses upaya pencapaian tujuan, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan tidak terjadi penyimpangan.
Program monitoring dan evaluasi yang telah dilaksanakan haruslah memfokuskan pada aktifitas administratif, pengkajian terhadap desain dari program monitoring dan evaluasi meliputi : mengidentifikasi informasi tentang pijakan program aktifitas program, menentukan lembaga yang akan menggunakan informasi yangdimonitor dan mengkaji efektifitas prosedur untuk pengumpulan, penyimpanan dan pengambilan dan analisis data monitoring.

Bila dikaitkan dengan sistem yang kokoh, monitoring dan evaluasi tidak hanya dapat mengidentifikasi hasil-hasil program dan kegiatan, tetapi juga dapat menyediakan informasi mengenai kapan, mengapa, dan bagaimana implementasi program dan kegiatan tersebut tidak sesuai dari rencana semula dan kemudian menyajikan rekomendasi untuk mengatasi masalah tersebut.

Monitoring dan evaluasi kegiatan mencakup langkah-langkah menentukan kegiatan dan keluaran utama yang harus dimonitor. Untuk program P4GN, misalnya, monitoring dan evaluasi dapat difokuskan pada hal-hal seperti pencapaian kegiatan penyuluhan, pembentukan kader anti narkoba, penjangkauan mantan pecandu dalam rangka pendampingan serta penyerapan anggaran dalam pelaksanaan kegiatan tersebut yang telah ditingkatkan, di mana peningkatan kegiatan itu dilakukan, yang perlu kita ingat adalah jangan berusaha untuk memonitor segala aspek. Yang penting, kita memonitor apa yang telah dilakukan, keluaran apa yang dihasilkan, di mana, kapan, oleh siapa, dan untuk siapa. Kemudian, hasil monitoring itu dibandingkan dengan rencana semula, selisih antara rencana dan hasil monitoring dibuat laporannya, dan kemudian sejauh mungkin faktor-faktor penyebab perbedaan itu diidentifikasi. Tata cara penyimpanan data juga penting untuk mempermudah penyusunan laporan yang akurat dan tepat waktu. Sedapat mungkin sumber data yang telah dikumpulkan secara rutin dimanfaatkan dan mampu menciptakan format pelaporan yang tidak terlalu rumit, dengan sebagian hasilnya disajikan secara visual atau grafik.

Beberapa kalimat kunci yang dapat ditarik menjadi kesimpulan pada Rapat Koordinasi ini :

  1. Pada umumnya BNK telah melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan program P4GN, walaupun dengan menggunakan anggaran yang kecil.
  2. BNK sangat mengharapkan segera ada penyesuaian menjadi lembaga vartikal.
  3. BNNP Sulawesi Selatan membuka komunikasi untuk memperoleh data dan informasi P4GN di Kab./ Kota setiap bulan.
  4. BNNP Sulawesi Selatan telah mendapat informasi kegiatan yang telah dilaksanakan dan rencana kegiatan tahun berikutnya dari BNK.

No comments yet.

Leave a Reply