Olah Raga itu Sehat, Sehat itu Bahagia

Asal sehatnya jiwa dan raga ya.. guys. Pastilah… Olahraga adalah aktivitas untuk melatih tubuh seseorang, tidak hanya secara jasmani tetapi juga secara rohani. Olah raga itu sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan berolahraga metabolisme tubuh menjadi lancar sehingga distribusi dan penyerapan nutrisi dalam tubuh menjadi lebih efektif dan efisien. 

Bagaimana bila narkotika meracuni tubuh kita, yang pasti akan mengganggu fungsi normal tubuh kita. Narkotika yang larut di dalam tubuh akan dialirkan melalui darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak sehingga dapat merusak sistem saraf otak kita. Nanti bisa bisa kita jadi ‘sarap’ (sinting) betulan.. hehehhehe…. Ayo olah raga, bisa mencegah kita dari penyalahgunaan narkoba…

Stop Narkoba

TAHUN AJARAN BARU, KERJASAMA ORANGTUA DAN SEKOLAH BENTENGI ANAK DARI BAHAYA NARKOBA

PRAMUKA KECILPersiapan orang tua ketika anak memasuki jenjang sekolah baru tentunya selain perlengkapan dan administrasi sekolah, orang tua juga mempersiapkan bagaimana kesiapan mental anak. Terutama bagi anak yang mau masuk sekolah baru, mental untuk memasuki lingkungan baru. Orang tua juga motivasi kepada anak juga harus dipupuk agar anak memiliki sikap positif terhadap sekolah sehingga mampu beradaptasi dengan pergaulan dilingkungan baru dan dapat memilih pergaulan yang positif.

Terjalinnya hubungan yang baik dan komunikatif antara orang tua dan sekolah dapat mengarahkan para siswa siswi untuk memiliki pola pikir menolak/menghindari penyalahgunaan narkoba. Sekolah merupakan lingkungan kedua setelah lingkungan keluarga. Sehingga Orang tua/Keluarga dan Sekolah mempunyai peran yang sangat besar dalam pengembangan jiwa dan kepribadian anak Dalam upaya mengawasi dan mencegah penyalahgunaan Narkotika di sekolah Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam bentengi anak dari bahaya penyalahgunaan Narkoba baik di lingkungan keluarga dan sekolah :

  1. Diciptakannya suasana  belajar mengajar kondusif
  2. Mengintensifkan pendidikan agama dan mengupayakan kegiatan- kegiatan keagamaan yang melibatkan anak.
  3. Mengupayakan tersedianya sarana ibadah dan Perpustakaan/Bahan Bacaan Agama yang mencukupi.
  4. Menyelenggarakan peringatan Hari-Hari Besar agama dengan berbagai kegiatan yang menjadi ajang berekspresi anak.
  5. Anak diberikan motivasi dan contoh teladan terhadap kegiatan keagamaan.
  6. Menyelenggarakan Ekstra Kurikulum yang diisi dengan penyampaian mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba di sekolah.
  7. Diskusi dan pemberian pemahaman bahaya narkoba sesuai dengan tingkat sekolah/usia anak dengan berbagai topik , terkait agama, kesehatan,

Menanamkan rasa memiliki dan bertanggung jawab anak terhadap lingkungan sehingga turut mengawasi dan mewaspadai masuknya pelaku penyalahgunaan Narkoba.

HEAD, HEART, DAN HANDS” UNTUK JAUHI NARKOBA

Tentunya kita sudah sering mendengar istilah 3 H yang perlu di perhatikan dan ditekankan demi hidup yang lebih baik. Pertama H- Head, (kepala,), kita isi kepala otak dengan ilmu pengetahuan, dalam artian kita terus belajar sehingga dapat menghadapi dan menyikapi berbagai kenyataan dalam kehidupan manusia.

H Kedua adalah Heart, bekali hati keyakinan (Iman) dan Ketaqwaaan kita kepada Tuhan, sehingga kita memiliki akhlak budi pekerti yang luhur. H yang ketiga adalah Hand, dalam artian bahwa keterampilan, harus dilatih berbagai keterampilan agar mampu menjalani berbagai situasi perkembangan zaman dan mampu menyikapi setiap permasalahan hidup dengan baik.

Ketiga perihal tersebut apabila berjalan beriringan seimbang dan terus dikembangkan maka akan sangat membantu dalam menjalani hidup. Masih banyak istilah istilah yang bisa kita jadikan pedoman dalam menjalani hidup. Pernahkah kita mencoba menelaah apakah yang bisa membuat kita lemah menjalankan hidup, apa saja yang bisa menghalangi sehingga hidup kita tidak lagi berpengetahuan, berperasaan, dan berketerampilan.

Jika menilik tentang bahaya Narkoba dapat ditarik korelasi antara penyalahgunaan Narkoba dengan bagaimana menjadi berpengetahuan, berperasaan, dan berketerampilan. Dalam salah satu artikel di bnn.go.id  menyebutkan bahwa efek penyalahgunaan Narkoba secara bagi diri sendiri adalah terganggunya fungsi otak, menurunkan daya ingat gangguan kesehatan, gangguan perilaku/mental-sosial, hingga menurunnya nilai-nilai moral bahkan menimbulkan kriminalitas.

Ketika orang sudah menjadi pecandu Narkoba tentunya sangat sulit untuk bisa menjadi manusia berpengetahuan, berperasaan, dan berketerampilan yang baik. Dengan menurunnya nilai-nilai moral pada diri seorang Narkoba lebih lanjut akan memperburuk hubungnan di keluarga menjadi tidak harmonis. Keluarga-keluarga yang penuh masalah kan mempengaruhi kehidupan di lingkungan masyarakat.

Jika hal tersebut dibiarkan dan narkoba menyerang seluruh golongan masyarakat, lama kelamaan akan membudaya bisa saja nanti masyarakat kita dipimpin oleh para pecandu atau bandar bandar Narkoba. Hal tersebut sangat membahayakan kelangsungan bangsa dan negara.

Oleh karena itu kenapa penanganan permasalahan Narkoba harus dilaksanakan secara seimbang antara supply reduction (pengurangan ketersediaan) dan demand reduction (pengurangan permintaan). Mengurangi ketersediaan narkoba dengan melakukan penangkapan, penghukuman yang seberat-beratnya terhadap sindikat pengedar Narkoba, penyitaan dan pemusnahan barang bukti Narkoba, upaya tersebut sudah banyak dilakukan terutama oleh aparat penegak hukum dan membuahkan hasil yang maksimal dengan semakin banyaknya tersangka yang tertangkap walaupun disadari jumlah pengedar yang ditangkap dan barang bukti yang dimusnahkan relatif masih sedikit dibanding dengan peredaran di masyarakat.

Sedangkan bagi para pengguna/pecandu narkoba, pemulihan merupakan cara terbaik bagi mereka yang sudah terlanjur mengkonsumsi Narkoba, khususnya yang sudah kecanduan, dalam rangka mengurangi dampak buruk melalui pelayanan rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial, dan paska rehabilitasi.

Bagi Masyarakat yang tidak terpapar narkoba tentunya jangan sekali-sekali mencoba menyalahgunakan Narkoba. Karena sudah terlalu banyak contoh akibat buruk penyalahgunaan Narkoba.

Prinsip Head, Heart, dan Hand adalah cara efektif untuk menghindari penyalahgunaan Narkoba. Bekali diri dengan informasi, pengetahuan yang tepat tentang Narkoba, Bulatkan tekat untuk menjauhi Narkoba dan kuatkan iman dan taqwa kepada Tuhan, serta isi waktu luang dengan kegiatan kegiatan positif atau mengasah bakat dan keterampilan yang produktif.